Home | Nasional | Daerah | Politik | Hukrim | Ekonomi | Internasional | Sport | Entertainment | Tekno | Lifestyle | +
 
Didesak Cabut Gelar Adat Walikota Firdaus, LAM Pekanbaru Bentuk Tim
Sabtu, 05-10-2019 - 20:30:30 WIB
Tampak pertemuan antara LAM Kota Pekanbaru dengan tokoh Kota Pekanbaru sedang berlangsung, Sabtu (5/10/2019)
TERKAIT:
 
  • Didesak Cabut Gelar Adat Walikota Firdaus, LAM Pekanbaru Bentuk Tim
  •  

    PEKANBARU - Menindaklanjuti tuntutan Gerakan Mahasiswa dan Pemuda Peduli Riau (GMP2R) untuk mencabut gelar Datuk Bandar Setia Amanah dari Walikota Pekanbaru, Firdaus, Lembaga Adat Melayu (LAM) Kota Pekanbaru akhirnya akan segera bentuk tim. Hal ini ditegaskan langsung oleh Ketua MKA LAM Pekanbaru usai melakukan pertemuan dengan para tokoh Pekanbaru di Balai Adat Melayu Kota Pekanbaru, Sabtu (5/10/2019).

    "Kita (LAM Pekanbaru, red) tadi telah diskusi bersama para tokoh-tokoh yang ada di kota ini. Hasilnya kita akan bentuk tim. Nah, tim inilah nanti yang akan bekerja, mencari data dan fakta, hingga penilaian, langkah apa yang akan dilakukan LAM Pekanbaru nanti," ujar Datuk Said Usman Abdullah.

    Langkah membentuk tim ini, papar Datuk Said Usman melanjutkan, ditempuh karena evaluasi dan penilaian terkait tuntutan tentu harus diambil dari kedua pihak. Sehingga keputusan yang akan diambil LAM Pekanbaru benar-benar bisa dipertanggungjawabkan.

    "Ini masih ada tahapan lagi, Senin nanti kita akan undang pemerintah kota (Pemko) untuk memberi penjelasan walikota. Karena yang menjadi sorotan dan pertanyaan itu ketika beliau ke Kanada, padahal disini ada asap yang sangat parah," sambungnya.

    Dari data yang didapat, diskusi yang dilakukan LAM Pekanbaru, Sabtu pagi tadi, diikuti oleh berbagai tokoh. Selain para petinggi LAM Pekanbaru, disana tampak hadir H Ahmad Bebas, Fahruddin Bakar, Syahril Rais, Nasir Penyalai, Afrizal DS dan beberapa tokoh lainnya.

    Sementara itu, ditengah pelaksanaan pembahasan antara LAM Pekanbaru dengan para tokoh, ternyata desakan pencabutan gelar adat Datuk Bandar Setia Amanah dari Firdaus juga mendapat tanggapan protes dari Pemuda Pancasila (PP) Kota Pekanbaru. Menurut salah seorang perwakilan PP, pencabutan gelar ini sebaiknya tidak perlu dilakukan. Mengingat, gelar tersebut juga akan terlepas setelah jabatannya berakhir dua tahun lagi.

    "Kami merupakan bagian dari masyarakat Pekanbaru dan kami memohon LAM Pekanbaru untuk tidak mencabut gelar yang sudah diberikan walikota. Biarlah gelar itu disematkan sampai akhir masa jabatan beliau," jelas salah satu perwakilan PP ketika hadir di audiensi LAM Pekanbaru dan tokoh masyarakat.(***)



     
    Berita Lainnya :
  • Didesak Cabut Gelar Adat Walikota Firdaus, LAM Pekanbaru Bentuk Tim
  •  
    Komentar Anda :

     
     
    Indeks Berita  
    01 Berlaku Adil Salurkan Bantuan, GGUMP: Terima Kasih Lurah Wenorejo
    02 Kukuhkan Tim Relawan Kerinci Kanan, Alfedri Yakin Raup Suara 80 Persen
    03 Alfedri-Husni Kukuhan Tim Relawan Kecamatan Koto Gasib
    04 Kunker ke BNNP Riau, Pemuda BNN Inhil Siap Sukseskan Pembentukan BNNK
    05 Bupati HM.Wardan Sampaikan Pidato Pengantar KUPA dan PPAS Perubahan APBD TH 2020 pada Rapat Paripurna Ke-12
    06 Kecelakaan Kerja, 1 Buruh Pembangunan SPBU Tempuling Meninggal Dunia
    07 Lagu 'TANJAK' Resmi Tayang di YouTube
    08 SAM Group & Karang Taruna, Bagi-bagi Sembako Kepada Warga Kurang Mampu
    09 1.870 Kader Milenial Tanah Putih Siap Sukseskan Kontestasi Pilkada Rohil 2020
    10 Sejumlah Ormas Kuansing Silaturahim ke Kapolda Riau
     
     
     
     
    Galeri Foto | Advertorial | Indeks Berita
    Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Tentang Kami | Info Iklan
    © 2019 - Gemilang Pos | Cerdas Mengabarkan